Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label skill

memecah kesatuan dalam unit yang lebih mudah dicerna

intinya dalam mencapai target yang dimaui diri sendiri adalah aku perlu memecah-mecah ke dalam unit-unit yang lebih kecil suatu pekerjaan besar dan target skill yang ingin kukuasai. tidak mudah dan tidak gampang karena standar kemampuan cerna tiap orang berbeda-beda. seperti yang kutulis di sini dan makin lama semakin singkat, hanya maksimal dua sampai tiga paragraf saja sedangkan lima tahun lalu aku bisa menuliskan entah apa rambling atau rant dalam sekian paragraf! sesuatu yang harus dilakukan dan dicarikan solusinya karena sungguh tak sangka aku makin merasa menghabiskan waktu sia-sia saja selama masa pandemi ini. padahal jauh lebih banyak waktu luang karena misalkan saja ada tambahan waktu minimal satu jam per hari diperoleh dari tidak melakukan commuting. marilah kita mulai!

Kenapa Tidak Kutunjukkan Saja?

Aku jadi heran dengan apa yang aku lakukan dengan seakan-akan menyembunyikan hobiku selama ini. Sejak bergabung dengan company yang sekarang, aku seperti orang yang tak punya aktivitas lainnya di luar kantor. Aku bertingkah laku bagaikan orang g tak punya hal menarik dalam kehidupan pribadi yang bisa kuceritakan atau kubagi. Memang tentu saja aku tak berminat berbagi kehidupan pribadiku dengan semua orang. Itu bodoh. Tapi seharusnya ada hal yang menarik yang lebih baik didiskusikan dibanding dengan membicarakan orang lain atau bahwa orang begitu kerja seharusnya langsung menikah dan punya anak. Sebaiknya arah tulisan yang ini kuhentikan karena sepantasnya punya judul sendiri.

Mengatasi Kondisi Buntu...

Ada kalanya kita merasa terbentur dan tak bisa bergerak lagi. Stuck . Buntu. Mau apalagi? Biasanya yang kulakukan setelah menghabiskan waktu berputar-putar di tempat yang sama adalah: meneruskan langkah dari tempat kita terhambat itu. Biarpun jalan keluar tak terlihat. Meskipun arah tak lagi pasti. Walaupun tujuan tak bisa terlihat. Yang penting, kita bergerak. Nanti kita akan menemukan jalan keluar. Mungkin bukan menuju hasil sesuai yang kita inginkan. Tetapi hidup tidaklah sempurna begitu pula dengan hasil usaha kita. Yang penting, kita bergerak. Temukan solusi. Temukan hasil. Ulangi proses.

Effective Leadership Skill

Namanya juga untuk peningkatan kemampuan, jadi waktu ada tawaran sesi singkat di kantor bertema Effective Leadership Skill  maka dengan antusias aku mendaftarkan diri mengikutinya. Diawali dengan penjelasan menarik, kemudian para peserta dibagi dalam dua tim, dan entah bagaimana aku tiba-tiba dipilih sebagai ketua tim! Apakah mereka semua terpukau dengan karisma kepemimpinanku yang sedang kulatih ini? Mengagumkan! Sayangnya aku tak bisa memaksimalkan pelatihan berhubung berkali-kali ada telepon dan orang yang mencariku. Entah kenapa pada saat aku bisa menerima interupsi pekerjaan (bila ada), tak ada seorangpun yang mencariku. Tetapi begitu aku ingin beraktivitas sesuatu yang (sedapat mungkin) jangan sampai terganggu, ada saja hal yang memecah perhatianku. Apakah ini semacam fenomena yang aku amati terjadi pada diri sendiri atau ada juga yang mengalaminya? Setidaknya aku  hanya kehilangan kurang lebih seperempat dari keseluruhan pelatihan. Menurutku tidak terlalu buruk ...