Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label body

self-isolation and current pandemic

here we are when government instruction is to do social distancing and if you get some symptoms, just to self-isolate. that means you avoid people , to a great extent. i wonder what difference does this instruction affect my daily life, being my habit is to avoid people. yet i am not sure that i can get through this. then you realized that all important people and their families get prioritized for medical services and tests and treatment for symptoms of this pandemic. very convenient for them, not for us common people.  updated: it's just a couple of days and i'm already begin to notice how short my temper was. i could get annoyed most of the times from different causes, or a few fights among the family members.

Masalah Dengan Mudah Lupa

Jadi beberapa waktu lalu aku membaca tentang kekurangan pribadi yaitu mudah lupa, spesifik tentang membaca buku dan memahaminya, serta betapa mudahnya untuk melupakan hal yang baru saja dibaca beberapa halaman sebelumnya. Aku akui ini terjadi padaku. Bayangkan, sesudah melewati beberapa lembar bacaan, mendadak terpikir, "Eh tunggu dulu, tadi dia bahas apa ya?" Hal ini kurasa menggangguku. Ini jugalah sebabnya aku sungkan untuk mengambil kursus atau pendidikan bersertifikasi -- yang berarti harus ujian. Semata-mata karena aku ragu setelah membayar mahal dengan uang dan waktu, pada saatnya ujian aku tidak lulus karena aku melupakan semua hal yang belum lama dipelajari. Ini kekurangan yang perlu diatasi tapi tidak mudah. Apakah penambah parahnya mudah lupa ini karena aku makin jarang membaca teks panjang? Apakah aku lebih banyak menghabiskan waktu membaca cuitan orang di Twitter yang terbatas hanya 280 karakter sehingga membaca beberapa alinea akan membuatku mengernyitkan da...

Menyelidiki Kemungkinan Kemalasan

Kuakui kalau diriku ini punya sifat pemalas yang begitu besarnya, terkadang sampai aku tak mau bergerak dari tempatku saat itu biarpun kondisinya sudah tidak lagi sehat. Kemalasan yang mengganggu ini tidak baik. Terkadang bahkan aku lebih baik menahan haus (atau menahan rasa kebelet) karena malas untuk beranjak dari tempat duduk. Tidak baik, tidak sehat, memang. Tapi memang begitulah kalau sudah malas. Untuk berpikirpun sudah tidak mau. Seakan semua anggota badan menolak melakukan bagian mereka masing-masing. Tentu saja kebiasaan ini tidak boleh diikuti dan dituruti lebih lama lagi. Perlu dilawan! Analisis apa yang terjadi membuatku malas ini perlu dilakukan agar ditemukan cara untuk melawannya. Mari kita mulai! Besok...?

berbuat dan berbuah - bagian 1: pada awalnya...

tidak mudah untuk melakukan kebaikan secara konsisten dan berkelanjutan, tetapi seperti itulah yang diminta oleh tokoh yang pernah berjalan di muka bumi ini sekitar dua milenia yang lalu. awalnya aku berpikir untuk menjadikan update blog ini sebuah renungan rohani tetapi untuk kebaikan diriku sendiri sebaiknya tidak usah berbicara soal religiusitas diriku sendiri. aku tidak merasa sebagai orang beriman yang baik dan taat pada aturan dalam agama jadi berbicara tentang ini terasa tidak tepat. jadi aku ubah konteks "berbuat dan berbuah" menjadi sebuah refleksi diri untuk perbaikan yang tidak terkait dengan religiusitas manusia atau hubungan dengan suatu higher being  sama sekali.  berbuat semasa hidup tak mungkin tidak berbuat apapun. melakukan tindakan yang ada konsekuensinya. memilih yang ada. kalkulasi lalu mengambil keputusan yang berimplikasi pada masa depan. semuanya bisa terasa acak namun ketika melihat ke belakang beberapa waktu kemudian mungkin terpikirkan, ...

Body. Terrible.

My body just feel terrible. Maybe that's because I spend my day, the whole day, by sleeping and eating and sleeping again. I avoid thinking because that would make me feel dizzy. I try not to wake too lomg because my body felt weak. I eat just that much to not making me woke up from sleep feeling hungry. Also just drink water enough not to wake up because of full bladder but in the same time not to be dehydrated. In short, sloth. Which was a very bad decision from my part because now I felt guilty of wasting such a perfect weather outside, and thinking that tomorrow I might be dead because of heart attack. I might be. The heart attack. Been such a long time since the last time I did serious workout. Now I sport a flabby stomach, very short breath, and shameful stamina. Very unhealthy and not attractive at all. Why not I change? I need to. Because if I did continue like this, it would be better if I buy a gun and kill myself instantly than to suffer slow torturous death. I...