Dalam dunia profesional, kemampuan untuk mengelola emosi adalah perlu. Dalam bentuk dasar adalah tersenyum dan berkata, "Siap, Pak!" padahal dalam hati tidak menyukai instruksi yang diterima atau dalam kepala memikirkan bahwa tidak mungkin ide atasan tersebut -- yang dianggapnya cemerlang -- dapat diwujudkan seperti yang diinginkan beliau. Dalam dunia kerja, tantangan seperti mewujudkan permintaan dari atasan adalah cara untuk menaiki jenjang karir yang tentunya tidak semudah membalik telapak tangan. Sesuai pengalaman pribadi, pada akhirnya adalah bukan seberapa banyak hal yang dapat dirimu deliver sesuai dengan schedule yang ada tetapi seberapa dekat dirimu dengan atasanmu. Sungguh ironis karena itu berarti orang-orang yang bekerja keras dan memberikan hasil pada bagian awal, lalu "kehabisan amunisi" di bagian setengah akhir, akan dianggap tidak berhasil demi untuk menyelamatkan orang yang lebih "dekat". Memang dunia tidak adil tapi seperti itul...
Mencari Jalur Paling Tepat Yang Akan Mengantarkan Sampai Ke Tujuan. Sayangnya Terlalu Sering Nyasar Di Jalan. Berhenti Dan Reorientasi. Lalu Lanjutkan Lagi.