Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label bad employee

Memodelkan Pertumbuhan Aset Perusahaan (Part 1)

Aku ingin bisa meluangkan resource untuk mempelajari sesuatu yang menarik perhatianku sejak lama: memodelkan pertumbuhan aset perusahaan, dalam hal ini tempatku bekerja saat ini. Tapi tentu saja membuat model data yang komprehensif dan mempertimbangkan banyak hal itu tidaklah mudah. Membersihkan Data. Semuanya dimulai dari data awal yang dimiliki. Seakurat apa isinya? Perlu cek dan ricek sebelum diolah? Tentu saja! Mana mungkin menghitung durasi aktivitas bila salah (awal atau akhir waktu) diisi dengan teks? Model angka yang dimunculkan dalam format general atau disesuaikan dengan dd-Mmm-yy? Semakin bermacam tipe format yang digunakan, database akan semakin besar dan kalkulasi bakal makin lama. Tidak efisien. Tentunya aku harus memutuskan seperti apa data yang ditampilkan dan dicatatkan. Selain itu semua bagian yang kosong atau tak mengikuti kaidah penulisan / pencatatan, harus dikoreksi. Tidak mungkin label dan identitas unik dibuat secara asal tanpa pengaturan khusus yang memu...

mencoba maju biarpun sendirian

kali ini aku merasa lelah tapi tentu harus menyemangati diri sendiri untuk tetap mencoba maju biarpun aku merasa sendirian. ada banyak pekerjaan di kantor yang bisa dikerjakan dan butuh perbaikan, penyempurnaan, dan evaluasi pelaksanaan yang sudah ada. untuk itu butuh kolaborasi antar karyawan dengan tujuan sama dan tingkat antusiasme yang tinggi. namanya juga mengejar target perusahaan, benar? tapi kalau diperhatikan lagi, tidak mudah untuk melakukan apa yang secara teori sudah dipahami -- atau dirasa seakan-akan paham -- secara kontinu, berkomitmen, dan konsisten. menyelesaikan tugas dan menghasilkan sesuatu dalam standar tertentu dalam durasi waktu yang telah diberikan sebelumnya, itu bagus sekali. tapi ada berapa orang yang mau maju dan mengerjakan dengan sebaik-baiknya, menantang diri sendiri untuk melakukan yang terbaik dan bersaing sehat dengan karyawan lain? ada banyak pertanyaan pribadi dalam benak tapi yang jelas aku harus berani dan mau dan gigih untuk mencoba maju biarp...

Menyudut, Menghindari

Ada banyak hal yang bisa dikerjakan dan harus dilakukan karena sebagai karyawan yang menerima gaji tiap tanggal 25 setiap bulannya, target perusahaan harus diurus. Tentunya ada korelasi antara keberhasilan delivery  perusahaan ke customer  dengan keberlangsungan hidup sebagai seorang pegawai. Kalau tingkat delivery  rendah, bagaimana mungkin bisa tetap dapat penghasilan dari orderan customer ? Tidak mungkin kita bekerja asal-asalan tapi menuntut perusahaan membayar gaji tepat waktu, memberikan THR tidak terlambat, menaikkan gaji dan memberikan bonus tiap tahun?

Should I Be Worry?

I have thought that being in-between jobs would be interesting enough because I would then have time to do what I wanted, personal projects and pursuing hobby. But then I read about dire condition in the Europe and United States, about young people being jobless or must take underpaying work just to get barely independent. Some are even moving back to their parents' house or living rent free with their friends. People with higher education degree compete for jobs that were previously offered to immigrants who would accept lower salary. Here I thought that it would be always sunshine and happy yet I know in some corner of my mind that that wouldn't be so. Should I be worry? Of course I should. The more time I spent being unemployed, the more chance that I wouldn't get a follow up for job interview after sending out my resume. Even more risk because I lived in Indonesia, where competition is actually fierce and employers can be very picky because there's more peop...

Menjadi Pemimpin di Sini

Kadang aku berinteraksi dengan pemimpin yang seperti lupa bahwa tanpa pengikut, dirinya tak akan bisa memimpin. Mana ada pemimpin tanpa pengikut. Tanpa anak buah yang bersedia beraktivitas sesuai perintah pemimpin demi kepentingan kelompok atau mungkin sekedar kepentingan pribadi si pemimpin tersebut. Ada pemimpin yang dengan penuh percaya diri bahkan kadang terkesan angkuh, yang menepuk dada dan menyatakan bahwa dirinya memang ahli dan bisa. Tidak segan mendesak dan membuat anak buahnya bekerja dengan keras dan lebih keras lagi lalu hasilnya akan diklaim sebagai kemampuannya pribadi. Ada pemimpin yang seakan-akan merangkul anak buahnya tetapi kalau ditelaah lagi, sebenarnya caranya memanipulasi orang lain untuk tujuan yang sudah dia tetapkan. Aku pernah dengar pemimpin yang berhasil adalah pribadi yang agresif dan tukang bully . Aku rasa aku harus lebih agresif dan lebih mem- bully , karena tak mungkin selamanya aku bersedia tidak merubah posisi dalam pekerjaan, bukan? Itu a...

Observasi: Pelayanan Kepada Kustomer - Sushi Tei dan Periplus Plaza Senayan

Hari ini aku mengalami kejadian yang kurang enak sebagai (calon) kustomer. Pertama, di Sushi Tei Plaza Senayan. Pegawai yang memegang buku waiting list  memperlakukanku seakan-akan brand tempatnya bekerja adalah tempat makan eksklusif. Maksudku, tahu tidak seperti apa perlakuan orang di pintu masuk, waktu kau sebagai calon pelanggan menanyakan apakah ada tempat kosong di restoran ekslusif mereka? She is very unhelpful eventhough I do asked nicely and politely. Pertanyaanku ditanggapi singkat dengan senyum yang seakan aku tidak cocok masuk ke dalam tempatnya. Tidak menjawab pertanyaanku, ada berapa nama dalam waiting list sialannya itu. Tidak mau memberikan jawaban taksiran waktu tunggu untuk satu orang, di sushi bar . My goodness! I was just asking for an estimation about how long will I have to wait for a seat at the fncking sushi bar! Nor she'd asked me would I wait that she'd check first to the bar or the cashier. Nor she'd asked my name and/or would I like to be ...