Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label story

Melacak Jejakmu

breakfast for us Mengingat kejadian beberapa waktu lalu, upayaku untuk melacak jejakmu. Ku tak mau melupakan kenangan tentangmu. Semua yang kita lakukan bersama-sama tanpa pernah tahu apakah ini dapat dimiliki bersama dalam waktu lama. Semua kenangan tentangmu tak akan kulupakan. Makan. Jalan. Tidur. Semuanya.

Melibatkan Diri Dalam Permasalahan Yang Ada - (Bag. 3 - Penunjukan)

Seperti yang telah kujelaskan di sini dan di sini , untuk dapat terlibat dan tetap murni  itu tidaklah mudah karena adalah lumrah bagi kita menemukan orang yang bersedia terlibat karena dorongan kebutuhan personal atau kepentingan pribadi/kelompok. Ada opportunity  yang muncul maka melakukan reaksi melibatkan diri.  Untuk itulah dalam setiap kejadian, dalam niat membantu mencarikan solusi, tetap berpikiran jernih dan sigap menganalisis dinamika yang terjadi. Siapa saja para pemain yang terlibat dan apa kira-kira tujuan masing-masing mereka. Mengajukan diri untuk menyelesaikan masalah, menerima penunjukan atasan, atau memang berada di tempat yang salah pada waktu yang salah, apapun itu, tetaplah berpikir dan sadar. "Cerdik seperti ular tetapi tulus seperti merpati," kata-kata yang pernah kubaca, kudengar, dan diajarkan -- meski tidak lengkap -- menjadi acuan dalam bertindak. Tidak semua orang mau percaya kalau dijelaskan dan akupun juga. Tetapi memang dalam masalah ya...

Optimization, Already Tried Or Not?

Note: This post was firs drafted on December 23, 2013. Yes, almost 5 years ago. That's how long my ideas hibernate - or wither and died. **inaudible sigh** Optimization That's the word I'm looking for in adapting my schedule to an idea of living a healthier life. Being a corporate minion for almost a decade now, the change in physical appearance is getting more disturbing. I gained weight. Around the belly. Getting the button and zipper on my pants done became harder and harder. I ate a lot of carbs and fat and almost no exercise, I tire easily. Trial So what I did? I reduce my rice intake. If I ever go to any luncheon where I can scoop my own share of rice, I won't take any. Avoid rice. Add more vegetables and protein sources instead. No more deep fried snacks like everybody else in the office. Leave room if necessary, as long as I can avoid the temptation. Hard, really, but achieveable with some minor tension inside me. Yes, you can't kick th...

Perjalan Yang Panjang

Ada masa di mana aku menganggap kalau diriku adalah seorang petualang yang melakukan perjalanan untuk mencari jati diri. Aku pikir masa itu buku-buku yang kubaca sangat mempengaruhi bagaimana caraku memandang peran dan posisi diri di dunia ini. Setidaknya, apa yang aku mau dari diriku sendiri. Sekarang tidak lagi. Aku tahu saat ini peranku hampir tak terasa. Bukan rendah diri. Ini adalah reposisi terhadap kehidupan manusia di sekelilingku, baik yang aku berinteraksi secara langsung in real life , yang tak berinteraksi langsung kecuali lewat media, atau yang tak menyadari bahwa ada aku di dunia. Perjalanan yang panjang ini adalah milikku sendiri. Tak perlu dicarikan alasan. Tak butuhkan tujuan. Hidup untuk diri sendiri. Berjalan. Berhenti. Evaluasi. Lanjutkan perjalanan lagi. Begitu terus sampai tiba saatnya berhenti terakhir kali.

Full Moon Danger - Two

(read Full Moon Danger - One, here ) I guess you don't understand that living with a creature that supposed to be a myth, would be just... Normal. I had a lot of friends before I met her and then everything seemed just natural, which mean that she became my only companion. I didn't know whether it was I who just fell and disappear from my social circle or was it that my friends and colleagues gradually put distance from me. Either way, I don't care much right now because she is the most important part of my present  life right now. Almost Full Moon Again Okay, there were times when it would be very dangerous to be together, especially on nights like this, but the feeling of living life to the fullest, with her, is like a drug and I am an insatiable junkie. Wow, now I does sound stupid. Our life is normal, most of the time. She is the happiest when we were together, I know that by just seeing her eyes, listen to her words, smelling the scent of her body, savori...

Shame

Many times I feel ashamed of not being able to contribute more to the society. Not giving back when I have so many. Not that I don't want to, because I really do. I just don't know where to channel my abundance or surplus without someone else pilfered it for own personal gain. I distrust the nature of many people because I've seen so many charities misdirected or being used not for the initial purpose. It's like many people now seemed entitled to take some part of the money (or stuffs) that they supposed to use for benefit of community and unashamedly confiscate and use personally. And this type of behaviour is making myself sick.

Kutipan Kultwit Idola

Ada berapa banyak orang yang membaca ini juga memilik akun Twitter ? Aku punya. Dan di sana, aku mem- follow  seorang musisi idolaku, yang memiliki akun @midiahn . Ini adalah kutipan dari tweet serialnya, yang biasa disebut dengan istilah kultwit (alias: kuliah twit). kultwit siang ini MENGATASI PARNO AKIBAT NARKOBA smoga breguna utk miz n miztr potek n klubrz indonesia Q1 belila narko yg mahal kalo mau murah sedot aibon ajeh kalo takadawang ta usa sok kece Q2 siap obat tetes mata + vit c dosis tinggi + peniti ato batre kotak...klo parno hadir u tusuk ujung jari pake pniti ato jilat ujung batre Q3 saat basi hindari musik mello ato chillout..scara psikologiz menambah potensi parnoselaen emg ta ena lagunya..dengarkan kaset lawak aja Q4 print voto vaktor serem kaya ambondizko polisi mantanpacar dosen pocong dsbnya yg bikin u takut..tempel di keset mobil..trust me it workx Q5 konsumsi narko dikit ajeh klo byk tanda u ta xpert gettin high iz abot position+kondition to...

Cara Menarik Perhatian Adalah Dengan Menampilkan Yang Terbaik!

Apa yang lebih sering aku tampilkan pada dunia tak selalu adalah bagian terbaik dari diri sendiri. Bisa jadi yang terlihat adalah kombinasi  dari bertahun-tahun  kebiasaan buruk dan perilaku yang didasari rasa takut. Semua rasa tak aman dan keterbatasan itu menutupi kelebihan yang seharusnya ditunjukkan kepada semua orang. Ini berarti, daripada selalu menjadi diri sendiri (dengan segala kekurangannya yang terasa nyaman dan terbiasa ditampilkan), fokuslah pada mencari dan menampilkan sisi yang terbaik bagi diri sendiri dan untuk orang lain juga.

Build From Scratch, Again?

The transplants that had to build work, friendship and love from scratch all went a bit nuts and cannibalized themselves and others. Membaca dapat menjadi kegiatan yang membuka mata atau menohok perasaan, seperti kutipan artikel di atas (versi utuh dapat ditemukan di sini ). Aslinya tulisan opini tentang pengalaman sebagai perempuan di New York City tetapi kutipan kalimat di atas dapat digunakan untuk menjelaskan keadaan siapa saja yang datang ke kota besar yang baru. Seperti yang aku alami sekian tahun yang lalu saat pertama kali datang ke sebuah kota besar di pulau Jawa. Aku harus memulai segalanya dari awal, masuk lingkungan baru yang menganggap logat bicara dan cara berpakaianku waktu itu adalah udik. Aku tak keberatan karena memang aku berasal dari tengah hutan. Betapa berat penyesuaian yang harus kulakukan di lingkungan baru, membangun segalanya dari awal lagi. Kemudian beberapa tahun kemudian saat aku menerima tawaran untuk bekerja di pulau yang berbeda di propinsi yang ja...

Full Moon Danger

It was almost a full moon. I glanced at the night sky for a moment before whispered to her only both of us could hear, I could take it down for you, dear, if only you would asked me to. Honestly, I don't think you should do it, even if you really could, she smiled as the way only she could. Besides, I don't now what to do with a moon in my possession, do you think? Let her sat there for all of us to see. But I could do it, I insist, and then you'll be... Free? Let her there, for I will surely suffer more if I can no longer see her beauty on nights like this, her whisper sang to me, as she took my hand to hers. We turned our back and headed to the shadows of the forest. Forever hiding, our presence was harmful and lethal to mortals, as long as my life could spare me, one who was in love for a werewolf.