Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label environment

aku berharap, berdoa, tapi lupa bekerja

melakukan sesuatu itu jangan setengah-setengah, begitulah pesan yang pernah kudapat dahulu kala. tetapi seperti biasanya, pesan seperti itu tinggallah kalimat tak bermakna karena tak kuresapi dan kuterapkan dalam menjalani hidup. tentu semuanya karena kebiasaanku untuk melakukan hal-hal mudah lalu mengaku bahwa itu adalah best effort untuk menutupi kenyataan: ada hal lain yang bisa kulakukan tetapi tidak kulakukan. bisa jadi karena malas, karena menunda terlalu lama, atau memang tak bisa memegang komitmen pada diri sendiri. ini yang membuatku menghabiskan waktu tak menghasilkan apa-apa atau menambah hal positif, misalnya aset, pertemanan / koneksi, ilmu pengetahuan yang makin luas, spesialisasi keahlian yang makin tajam, dan hal lainnya. kadang kalau melihat kondisi diri sendiri terasa malu karena terlalu banyak menyia-nyiakan kesempatan.  aku berharap. aku berdoa. tapi aku lupa bekerja. terus dengan keras kepalanya aku berkisah pada dunia bahwa aku sudah melakukan segala ...

"okay, here we go!"

menghadapi tembok kebuntuan sehari-hari dan kupikir apakah yang salah adalah diriku sendiri? meminta tolong dan mengingatkan orang untuk bekerja itu ternyata tidaklah mudah. seperti bermain-main dengan potensi masalah yang bisa "meledak" sewaktu-waktu hanya karena rasa ketersinggungan. mengubah keadaan karena hanya itu yang bisa dilakukan untuk diri sendiri. aku sudah menghabiskan gelas entah yang ke berapa hari ini dan sekarang bahkan belum pukul tiga sore. sungguh perubahan mental dan cuaca tidak menyenangkan mengganggu pikiran. membaca berita yang terjadi pun tidak membuat pikiran lebih tenang atau lebih happy . berita tentang wabah flu disebabkan virus ini sungguh menakutkan apalagi dalam kondisi seperti ini sudah ada keluarga. perubahan alam yang menakutkan. di segala arah di setiap tempat dan sepanjang waktu aku berpikir apakah ada potensi kemalangan mengintai dan siap mencabut kebahagiaanku. semuanya karena aku berpikir tidak ada yang ajeg dalam hidup. tak masuk ...

melandai, melantai

jadi sekali lagi satu minggu berlalu tanpa ada kemajuan berarti dalam rencana besar peningkatan kemampuan diri. kenapa bisa mandeg begini seakan-akan tak ada yang berarti? aneh, aku menulis dalam rima yang tak berguna, hanya karena melatih diri dalam percakapan ku tak bisa. bergerak maju, meramu kata. ada yang dituju, bukan tak percaya.

another entry. one of many. no update, actually.

i want to get an espresso. been a long time not taking one shot (or two!). lately i only drank black unfiltered coffee, no sugar. sometimes, it would be black coffee, regular americano, or maybe long black. i prefer to have my coffee black. i find myself unable to enjoy these trendy coffee around where i work or live. so many brands but basically coffee and sweet milk. a good thing, i don't spend too much on these expensive coffee. coffee is good if you can enjoy it without any additional ingredients. but this is just a personal opinion.

Dalam Meeting Business Process And System Update

Jadi hari ini aku terlibat dalam meeting yang cukup rumit dan seperti above my paygrade . Kehadiranku di sini lebih karena tidak ada orang lain yang lebih qualified hadir di kantor. Bisa dibilang semua orang menghindar dari pekerjaan seperti ini (apakah dianggap membosankan?) tapi setelah dianggap robust  dan melakukan final presentation  lalu para pengguna kemudian protes seperti "lho kok kaya begini?" Ketidaksesuaian seperti ini yang memang perlu dihindari. Kita kalau membuatkan sistem baru yang ingin streamlining dengan semua pengguna dalam satu grup perusahaan, dalam perusahaan yang ingin membesar, pastilah tidak mudah dan tidak murah. Tapi tentu saja ada orang-orang yang merasa terlibat langsung membuatkan sistem itu beneath myself  katanya lalu mendelegasikan tetapi ketika pekerjaan selesai dan mau launching,  protes dan minta diganti. Yang bisa kita lakukan adalah menerima penugasan dan pendelegasian tugas lalu kita jalankan sebaik-baiknya dan memikirkan s...

Focus On What's More Important: My Life and My Surroundings

Let's just say that I suffered from a form of modern day ailment: Social Media Fatigue. I spent so much time checking and share update on many social medias that I subscribe to, I have almost no time or energy for anything else. I barely keep up with this blog or any other blog that I have, no new Flickr update, Tumblr post down to almost none, and such. Even my tweets are no longer funny, smart, or entertaining. I even lose my ability to laugh at myself, all I want to do is "outshare" everybody else on such and such social media accounts. And one most time, energy, and mind consuming social media of all? Path.