Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label create

memulai rutinitas lagi (lanjutan)

tidak mudah untuk memulai rutinitas lagi, semacam restart , seperti yang pernah kutuliskan sebelumnya, dikarenakan membuat habit baru itu bisa dibilang gampang-gampang susah. melakukan evaluasi terhadap kinerja antara sebelum dan setelah memulai habit baru sebenarnya perlu dilakukan agar paham di mana hal yang dilakukan sudah baik dan memadai dan di bagian mana masih perlu perbaikan / peningkatan. melakukan upaya peningkatan kemampuan diri atau membentuk habit baru jangan dilakukan serampangan karena kita tak ingin segalanya sia-sia. memulai rutinitas lagi dengan mengubah ritual pagi hari atau malam hari sebelum tidur, misalnya. yang tadinya sejak membuka mata pertama kali sampai selesai mandi pagi mungkin butuh satu jam lima belas menit tanpa aktivitas penting atau krusial di antara kedua milestone itu, mungkin bisa evaluasi dengan mengurasi aktivitas menggeliat di atas ranjang atau tidak lagi membuka gawai terlebih dulu. semacam simpel tetapi akumulasi waktu yang tak lagi tersia-...

semua ini telah kulakukan

aku harus mengabaikan halusinasiku tempo hari karena ternyata aku tak punya leverage untuk mengeluarkan isi otak dan melampiaskan kegelisahan di hati. aku tak tahu apakah benar atau salah yang jelas tak ada artinya memiliki rencana yang muluk-muluk. tapi aku tahu aku menuliskan ini seperti orang yang tak punya harapan, pesimistis menatap masa depan, biarpun selama ini aku sebenarnya baik-baik saja melewati waktu. aku hanya merasa tak mencapai my full potential karena aku terlalu mudah terdistraksi. tidak memadainya waktu dan tak adanya energi seharusnya bisa dikelola karena aku punya resource yang terbuang dengan mudahnya. membayangkan memiliki apa yang aku miliki sekarang biarpun sebenarnya aku pernah berharap melengkapi semua lebih cepat lagi. misalnya sepuluh atau lima belas tahun yang lalu. sebaiknya aku mengonsep jalur cerita yang lebih koheren dan menuliskan, mengedit, lalu menuliskan ulang agar seperti kegiatan mengasah pisau sehingga semakin tajam. menyimpan semua pikir...

memulai rutinitas lagi

sekarang hari senin pagi dan sekitar rumah suasananya masih tenang. aku terbangun karena dalam beberapa hari terakhir memang jam seginilah aku bangun. tidak lagi bisa tidur karena tentu saja kebiasaanku memikirkan terjadinya hal-hal buruk, menyusahkan, merugikan, yang semuanya masih sangat jauh ke depan atau kecil kemungkinannya terjadi. aku sering merasa aneh: perasaanku ada di kutub "kuatir" dan kutub "marah". seperti dalam spektrum emosi yang  tidak ada kedamaian sama sekali. rutinitasku adalah seperti itu dan "itu" tidaklah baik bagiku. seharusnya dalam kondisi perubahan seperti ini aku melakukan adaptasi dan menjadi pribadi yang lebih baik daripada diriku sebelumnya. aku punya tanggung jawab baru dan aku harus bisa mengurangi rutinitas lama model 2019 dan transformasi secara gradual -- aku tak bisa kalau harus ekstrim berubah dalam waktu singkat -- menjadi lebih baik. rutinitas pagi hari yang ini sebagai model baru dan aku menulis karena setel...

basically, what i do is...

losing money. i tend to think that i am smart than most people surrounding me in a daily basis but when i get to expand the circle just a little bit then wham! i am reminded how little i know about the real world and how people will not even acknowledge my level of knowledge. that i am just a nobody. that hurts. i told myself that i know a lot then act upon that information that i thought would be enough. many times, i get told that i know nothing. that my decision making is flawed. that i am not getting better, not learning from past mistakes. you know what? at least i know that i do not know. then i will try to learn more just to get that fraction of information / knowledge to add to my brain. i will prevail. i should.

Selamat Tahun Baru(?)

Mungkin sudah saatnya aku mengucapkan: SELAMAT TAHUN BARU! Dengan penuh semangat dan optimisme, kita sambut pergantian tahun 2015 ke 2016 ini bersama-sama. Ada banyak hal yang baik dan kurang baik yang sudah dialami sepanjang tahun 2015. Jadikan pengalaman itu sebagai guru yang personal, yang mengajarkan agar makin dewasa. Masih ada banyak petualangan yang bisa dialami di 2016. Semuanya tergantung ke diri sendiri. Upaya apa yang dilakukan, pilihan apa yang diambil, keputusan apa yang dibuat. Seperti Anak Anjing, Mari Bermain Dan Berpetualang! Pada tahun 2014 hendak berganti ke 2015, aku punya niat mulia, project yang ingin dilakukan, daftar hal yang ingin bisa dikuasai. Well, setahun berlalu dan masih banyak hal yang menjadi utang yang harus dibayarkan agar aku bisa berdamai dengan diri sendiri.

Don't Deviate From Your Own Path For Too Long

You and I, we all have life of our own, each with its path. You might know what's yours but I am still in the process of figuring that out. What I need is mentor(s) and reasonable friends who'd understand that I might need more help from them than anything I can offer them at all. Well, maybe I won't be able to repay any of them adequately but don't worry, I'd pay forward. In the mean time, please don't deviate from your own path. But if you ever do, don't be lost for too long because you might not be able to go back on track and that could be unhealthy, unprosperous, dangerous, or even lethal. Fun With Friends! If there come the time when you want to try something else that was new or novel, just do it since there might be no other time or second chances. So later in life, you might have more stories to tell than I do. Telling people stories about what happened is much more interesting that telling them about "what if", right? ...

My Medium Is Different

I don't talk much. Not everybody can enjoy my ideas of fun, view of the worlds, and other things I find interesting. My medium is different. I always want to do things and then write about them. I still am. I like to consume other people's creations and body of works. But I don't ever want to stop being just that: another consumer. I want to do the opposite of it. I want to produce, to create, to share. That's what I want do. People around me, in daily routines, are people who share verbally. My medium is different. I prefer to write. To tell stories. To report. To Create. Then to Share. That's why I'm here.