Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label teliti

Mengatur Prioritas Hidup (Part 1)

Sore ini melihat teman-teman kantor pulang lebih awal karena hendak pergi ke Gelora Bung Karno dan menonton pertandingan timnas PSSI di Piala AFC, aku  jadi teringat pembicaraan kemarin. Saat aku dalam meeting mengatakan hendak bisa pulang tepat pada saat akhir jam kerja yaitu 17:30 WIB. Dalam meeting itu VP-ku berkata hal itu tidak mungkin. Pekerjaan masih ada dan masih banyak. Hari ini pukul 5 sore, teman-temanku sudah menghilang dari tempat duduk masing-masing untuk berburu kesenangan. Aku tidak keberatan mereka pergi lebih dulu. Menyenangkan sekali bisa menikmati kegembiraan massal bersama orang-orang yang punya minat sama. Bersorak, jingkrak, dan bernyanyi. Aku punya minat berbeda, minoritas dalam hobi dan minat. Jadi seperti tidak ada teman atau dukungan untuk prioritas yang kupunya. Aku tak mungkin hanya terus bekerja dan bekerja demi perusahaan, pagi sampai malam hari, setiap hari. Kapan aku akan melakukan pengembangan diri? Itu adalah salah satu hal yang mengganggu b...

Kurang Teliti Dan Terburu Nafsu.

Well, memang agak hiperbolis soal "terburu nafsu" itu tetapi kalau dipikir lagi memang mungki sekali, itulah yang sebenarnya terjadi. Jadi begini, aku butuh alat untuk menyetel ban. Pencarian singkat sebelum berbelanja mengantarkanku pada artiker soal ukuran kunci yang dibutuhkan sebagai basic tool. Berbekal isi artikel, karena memang berniat mencicil pembelian peralatan juga, yang kubeli adalah kunci ring pas 8, 9, 10, 12. Pulang ke rumah dan mencoba kunci pas tersebut ke mur yang hendak kukencangkan ternyata... Kunci 12 itu tidak pas! Artinya aku harus beli kunci 13. Itu juga perkiraan saja dari komparasi lubang ring kunci pas dengan mur yang terpasang. Jadi tadi aku mampir ke toko perkakas, beli kunci pas 11x13 dan kunci ring pas 13. Kan 1 kunci pas untuk menahan dan 1 kunci ring pas untuk memutar mur. Balik ke rumah, mencoba memutar, dan pas! Kencang! Lalu aku berpindah ke bagian berikutnya dan ternyata.. Kunci 13 tidak muat... Aku seharusnya mengukur dengan  telit...

Coba dan Coba Lagi!

Dalam hidup, melakukan sesuatu dan gagal itu hal yang biasa. Kata orang, sudah jatuh tertimpa tangga, yang artinya dapat sial tak hanya sekali saja tapi bisa berentet, itu juga mungkin terjadi dalam kehidupan seseorang. Yang perlu dilakukan adalah setelah mendapatkan rintangan, mengalami gangguan, bahkan sampai gagal, tetap saja bangkit berdiri, mempelajari apa yang salah dari kejadian sebelumnya, dan kemudian mencoba lagi dengan bekal pengalaman sebelumnya. Coba dan Coba Lagi!

Revival 2011 Istora Senayan

Well , ini sebenarnya aktivitas akhir bulan lalu dan sekarang ini terasa sebagai update yang sangat tertinggal. Aku datang ke sebuah acara pensi di Istora Senayan Jakarta, berjudul Revival 2011, demi mengejar band idola: Seringai. Kebetulan masih sempat dapat menyaksikan Gugun Blues Shelter yang atraktif dan skill bagus sekali. Senangnya! Memang ada juga Tony Q tetapi entah kenapa ending- nya yang mendadak itu bikin drop penonton. Sebenarnya aku ingin lebih sering memotret tetapi apa boleh buat, kadang kita harus memilih antara menikmati langsung performance si artis atau menikmatinya secara terbatas dari viewfinder kamera. It's a tradeoff -- I hope a good one. Sayangnya kadang keputusan kita benar tapi bisa juga sering salah. Arian13 dari Seringai Gugun dari Gugun Blues Shelter Tony Q Setidaknya aku dapat menyaksikan Tony Q menyanyikan beberapa lagunya yang terkenal yang aku suka! Jadi ya menyenangkan juga biarpun, sekali lagi, drop karena mend...

Persiapan Bekerja

Seharusnya ketika harus bekerja keluar kantor, apalagi ke lokasi yang tidak dekat, persiapan matang dari segala aspek adalah hal yang sangat penting! Untuk itu aku meminta anak buahku mempersiapkan tools yang akan dibawanya ke lokasi proyek. Aku juga meminta dia membuat daftar SEMUA barang dan material yang dibawanya keluar dari gudang. Jelas maksudku ini bukan untuk mempersulit pekerjaanya. Aku cukup mengerti tantangan yang dihadapi orang-orang di luar kantor tetapi beralasan pekerjaan terhambat, sampai berhenti, atau malah lebih parah lagi: batal!