Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label fotografi

Jakarta Sepi Tahun Ini

Sekali lagi dapat ajakan "Jakarta Sepi" versi kami sendiri, tidak bergabung dengan komunitas fotografi yang mungkin saja "punya" merk JAKARTA SEPI. Tapi bukan itu yang mau aku ceritakan karena berbagi hasil kegiatan foto lebih menarik daripada perdebatan tentang siapa yang punya merk. Jadinya kami bersekian orang ( No, I don't keep count ) bergembira bersama dan tidak boleh tidak, harus ada foto narsis bersama-sama. Amatir dan Profesional Bergabung Tanpa Membeda-bedakan  Latar Belakang Mungkin ada yang kalian kenal dari wajah-wajah di atas. Pokoknya kami bersuka ria, bersenang-senang, dan aku tentu saja belajar lagi. Seperti diingatkan bahwa masih banyak hal yang harus aku pelajari dalam fotografi, sebuah hobi yang sudah membawaku ke banyak tempat.

Revival 2011 Istora Senayan

Well , ini sebenarnya aktivitas akhir bulan lalu dan sekarang ini terasa sebagai update yang sangat tertinggal. Aku datang ke sebuah acara pensi di Istora Senayan Jakarta, berjudul Revival 2011, demi mengejar band idola: Seringai. Kebetulan masih sempat dapat menyaksikan Gugun Blues Shelter yang atraktif dan skill bagus sekali. Senangnya! Memang ada juga Tony Q tetapi entah kenapa ending- nya yang mendadak itu bikin drop penonton. Sebenarnya aku ingin lebih sering memotret tetapi apa boleh buat, kadang kita harus memilih antara menikmati langsung performance si artis atau menikmatinya secara terbatas dari viewfinder kamera. It's a tradeoff -- I hope a good one. Sayangnya kadang keputusan kita benar tapi bisa juga sering salah. Arian13 dari Seringai Gugun dari Gugun Blues Shelter Tony Q Setidaknya aku dapat menyaksikan Tony Q menyanyikan beberapa lagunya yang terkenal yang aku suka! Jadi ya menyenangkan juga biarpun, sekali lagi, drop karena mend...

7th Jakarta Toys And Comics Fair (Others)

Ada berbagai macam orang dan pajangan di Toys and Comics Fair 2011 kali ini. Tapi seperti yang kuceritakan sebelumnya, semuanya produk impor. Aku bukan anti atau mengecam. Aku hanya menyayangkan bahwa tak kutemukan mainan dengan citarasa Indonesia di sana. Sayang sekali. Padahal kita seharusnya mampu kok. Tapi ya sudahlah. Kita selama ini cuma bisa menyediakan pasar yang luas dan besar bagi bangsa lain yang mampu mencipta. Kita cuma jadi pembeli, pemakai, sebagai end user  yang bahkan bisa begitu fanatiknya. Sayangnya, baru pada tahap itulah kita: Kau, Aku, Mereka, Semua Teman dan Saudara yang Sebangsa dan Setanah Air Indonesia.

7th Jakarta Toys And Comics Fair

Keceriaan permainan saat ini dinilai dari seberapa banyak mainan luar negeri yang kita terima dan mainkan, kita miliki dan pajang, berbagi bersama teman-teman sehobi. Keriangan bermain adalah dengan mengeluarkan dana dalam dolar dan mata uang asing atau dalam rupiah yang membuat hati meringis karena terasa betapa tak berharganya rupiah karena begitu banyaknya angka nol hanya untuk mendapatkan sebuah action figure  4 inci. Kebanggaan atas permainan yang pantas diwujudkan dengan seberapa banyak hal-hal yang dikonsep, diproduksi, dan diperjualbelikan berasal dari negara yang bisa jadi sangat asing bagi para pemilik mainan tersebut. Tetapi terasa dekat karena produk budayanya yang jauh lebih akrab dibandingkan produk negara sendiri. Aku tidak anti pada negara asing. Aku hanya merasa sayang sekali bahwa negaraku ini tak punya industri mainan yang seperti yang dimiliki di luar negeri. Produksi yang mampu diekspor ke berbagai macam negara lain dan bahkan menggerakkan perekonomia...

Setidaknya Apresiasi Yang Pantas dan Memadai?

Foto-foto Noam Galai telah dicuri beratus-ratus kali selama sekian tahun tanpa dia ketahui. Ini adalah kisahnya. Pelajari lebih lanjut dan hubungi Noam di www.thestolenscream.com Kunjungi www.fstoppers.com untuk lebih banyak video tentang fotografi. Sudah seharusnyalah kita memberikan apresiasi yang memadai kepada artisnya. Itulah yang seharusnya kita lakukan. Bayangkan kalau kita berada dalam posisi Noam Galai yang foto dirinya sendiri ketika berteriak, digunakan di seluruh dunia, termasuk di negara yang sedang bergolak. Wajah kita dijadikan grafitti seperti simbol perlawanan terhadap penguasa. Bayangkan bahwa ada orang yang menjual wajah kita dan mendapatkan banyak uang dari itu. Bayangkan bahwa kita cuma bisa melihat ada begitu banyak orang yang menggunakan foto wajah kita. Foto yang kita ambil sendiri. Digunakan secara komersil. Apa yang bisa kita lakukan seandainya terjadi pada diri sendiri? Diam saja? Mengejar penghargaan atau apresiasi yang memadai?

Berusaha Untuk Orang Lain

Pernahkah aku melakukan sesuatu untuk orang lain? Sebuah tindakan atau perbuatan yang semata-mata adalah demi orang lain tanpa memikirkan apakah diri sendiri akan mendapat manfaat atau tidak dari aktivitas kita itu? Aku bisa jawab: Pernah! Apa yang kulakukan saat itu tak usahlah dijelaskan karena aku juga tak ingat detailnya. Sekarang mayoritas kegiatan/usaha/aktivitas yang aku lakukan itu adalah demi untuk diri sendiri dan syukur-syukur bisa membawa manfaat bagi orang lain, langsung maupun tidak langsung. Sekarang mayoritas kegiatan/usaha/aktivitas yang aku lakukan adalah demi semacam instant gratification  yang tentunya lebih disukai daripada dampak/hasil/manfaat yang baru dapat dirasakan/dinikmati somewhere later along the road . Wajar, bukan? Lalu bagaimana dengan Linda? Pernahkah aku melakukan sesuatu hanya demi dia dan tanpa sedikitpun aku mempertimbangkan manfaatnya untukku? Pernah. Hanya saja sangat terlalu jarang sekali. Memang, kasihan Linda. Dia seharusnya m...

Motret Linda

Memang ini foto beberapa waktu yang lalu setelah aku menjadi panitia acara fotografi di sebuah panti asuhan di belakang Hotel Milenium, Jakarta Pusat. Bagi kalian yang belum tahu, lokasi foto ini di sebuah gedung tua di wilayah Kota Tua yang terkenal itu. Aku memang ingin menyusul beberapa temanku yang telah lebih dulu menuju lokasi. Berhubung kami jarang ketemu, tentu saja Linda tak mau melepaskanku pergi begitu saja. Yeah, sometimes she could be really possessive! Kebetulan kemampuanku terasa sangat menurun sehingga hasil fotoku tak ada yang layak tayang. Kecuali foto Linda seperti yang ada di sini. Foto ini juga hanya yang hasilnya lumayan dari sekian banyak frame Linda. Seharusnya aku lebih banyak lagi memotret! Seperti sekarang ini saat aku sudah lelah dan ingin tidur tetapi pikiranku dipenuhi banyak hal. Misalnya bahwa tadi ketemuan lagi dengan Linda yang sudah dandan secantik mungkin tetapi tak kufoto barang satu frame pun. Aku menyia-nyiakan kesempatan lagi. Sedihnya....

So Stay With Me...

Itu penggalan lirik lagu salah satu band idola anak muda Indonesia. Sayangnya lagu ini tak dijadikan singel atau dibuatkan video klip. Pekerjaan sedang banyak dan seharunya aku bisa nikmati karena bengong dan tak mengerjakan apa-apa itu adalah slow death . Jadi mari kita semangat lagi! Hanya saja sepertinya akan menyenangkan bisa punya kesempatan belajar motret malam-malam lagi seperti yang pernah kulakukan dulu bersama teman-teman. Ajakan paling baru adalah underwater photography  yang sayangnya selain butuh biaya lebih besar, waktu acaranya juga tidak pas. Rahel A. "The Bride" Yeah sebentar lagi pukul 17:00 dan ingin banget pulang tepat waktu. Badan sudah terasa meriang. Semoga tak menjadi tambah parah.

Pose Standar Saat Difoto

Rina "API" dan Melissa Karim dalam pose yang sama pada NAMA & PERISTIWA di Harian Kompas, 6 Januari 2011

Sekilats Invos, Cuk!

Aku baru ingat setelah melihat posting -an blog -ku di sini, Ke PL Fair Lagi , kalau sebenarnya aku masih ada tulisan pribadi soal acara yang sama tetapi yang tahun 2008 atau 2009. Kenapa tidak aku cari dengan membongkar semua catatan dan terbitan blog -ku di tempat-tempat lainnya yang sudah lama tak ku- maintain  maupun ku- update  lagi ya? Artinya aku kumpulkan semua ke dalam satu tempat saja, yaitu di sini, agar bila ada pembaca yang nyasar di dalam jalinan world wide web  dan beruntung menemukan lamanku ini, bisa membaca kesanku tentang acara PL Fair sebelumnya dan melihat beberapa foto hasil jepretanku. Pertanyaan selanjutnya: mulai mencari dari mana ya?

Berhati-Hati di Mall

Itulah yang sebaiknya kita lakukan: berhati-hati. Di mana pun kita berada, bahkan saat di dalam mall kelas atas terkemuka di Jakarta. Gampang, kita tak tahu seperti apa saja pengunjung tempat itu. Siapa tahu ada pencopet yang menyamar dengan pakaian yang terlihat pantas sebagai pengunjung tempat itu. Itulah yang sempat terpikirkan olehku saat melihat keadaan sekitar dan mencoba merekam aktivitas orang-orang secara   tak kentara. Mungkin hanya sekedar iseng tetapi jelas aku tak bermaksud melanggar privasi orang lain yang sedang kupotret. Yeah, katamu, mungkin ini hanya pembelaan yang lemah dariku. Tetapi melihat salah satu hasil foto candid  yang kudapat, di atas, aku jadi teringat soal keamanan dan kewaspadaan kita pada lingkungan sekitar sebagai bentuk naluri / insting bertahan hidup yang manusiawi. Seakan-akan tangan anak yang lewat itu akan menyambar kantung belanjaan yang kujepit di antara kedua kakiku, bukan? Tidak, sebenarnya anak itu hanya lewat, tetapi seakan-ak...

Demi Kita Berdua

Tanggal merah kemarin kami pergi kencan dengan cara kompromistis: Linda ikut ke acara Nagaswara Music Award 2010 di Istora Senayan karena aku mau menjadi tukang foto keliling amatir. Oh sungguh baik hati sekali Linda. Ingin kuberi pelukan untuknya, sayangnya saat ini dia sedang di kantornya dan aku di kantorku. Huh! Jadi apa yang kami lakukan di dalam gedung pertunjukan? Dia duduk manis di bleachers  dan aku melantai di depan panggung. Kencan macam apa ini ya? Tujuan utama kami berdua datang ke acara ini tentu saja menunggu Kak Midiahn yang ternyata malam itu beraksi bagaikan topeng monyet. Mengejutkan, memang, bagi orang-orang yang belum pernah menonton aksi panggung vokalis satu ini. Ah aku tak peduli, lagipula aku dan Linda sepakat bahwa kami akan pulang pukul 22:00 atau kalau Kak Midiahn sudah tampil. Jadi penampilan beliau ini memang suguhan wajib karena kebetulan band ataupun penyanyi lainnya yang tergabung di label musik terkemuka ini memang penuh talenta tapi aku ...

Ke PL Fair Lagi

Tahun ini sekali lagi aku mendatangi PL Fair yang kebetulan diselenggarakan di Bengkel Night Park di daerah SCBD, bukan di sekolah mereka lagi seperti biasanya. Tujuan utama, menonton Seringai. Ini hasilnya. Tak banyak sih. Tingkat kegagalan yang tinggi karena teknikku yang masih perlu lebih diperbaiki. Membujuk Gitar Cozy Republic yang tampil sebelum cheers PL dan Seringai. Arian13 di Panggung Bengkel Wasted Sammy dan Arian13 Ricky Siahaan Sammy - Garis Lampu Mungkin saja nanti aku akan menampilkan foto-foto yang gagal dan evaluasiku bagaimana sebaiknya bila lain kali mengalami kondisi yang sama/mirip. But don't wait. :)

Liputan Kegiatan

Ada beberapa kali kegiatan fotografi yang aku ikuti dalam bulan ini dan berikut ini foto liputannya yang kuambil dari halaman Facebook masing-masing orang tersebut. Yes, tentu saja karena ini ada aku di dalamnya. No, aku memang belum secara eksplisit meminta izin sebelum men g unduh foto-foto ini ke cakram kerasku. Ini foto saat aku ikut dalam acara workshop  bertajuk "An Eye For Indonesia - Photography Charity" yang disertai lomba foto model. Aku sedang jongkok melihat LCD dan memakai kaus hitam dan topi biru hitam. Kolase ini maksudnya adalah model yang kami diminta foto di spot ini. Kolase berikutnya adalah kegiatan fotografi yang hendak diliput oleh sebuah televisi swasta sebagai materi pengisi segmen acara mereka. Niat awalku adalah meramaikan suasana dan kalau bisa sekalian masuk dalam liputan dan syukur-syukur dijadikan narasumber. Ternyata keinginan terpendam untuk tampil di televisi belum mendapatkan aktualisasinya di kesempatan ini. Biarlah yang penting kami me...

Penghiburan Dalam Hal-Hal Kecil

Aku rasa dengan bisa menemukan hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari yang bisa menghibur hati yang sedih, tertekan, atau ragu, sangat perlu! Bayangkan saja bahwa dalam kehidupan sekarang ini ada banyak hal yang bisa membuat kita kuatir dan tak bisa tenang. Untuk itulah aku menyimpan banyak foto Linda, untuk hiburanku saat kubutuhkan. Aku ingin punya lebih banyak lagi fotonya yang sedang tersenyum, tertawa, ekspresi lucu, sesuai kebutuhanku untuk dihibur. Mungkin terdengar egois tapi hiburan apalagi yang dapat kuharapkan dapat dengan mudah diakses? Ya sebenarnya aku bisa saja menelepon dia sekedar untuk mendengarkan suaranya tetapi sebagai sesama profesional yang punya banyak tugas yang harus diselesaikan, bekerja di propinsi yang berbeda dan perusahaan yang berbeda, sinkronisasi waktu untuk bertelepon tak selalu gampang dilakukan. Jadi yang bisa kulakukan adalah memandang wajahnya yang tersenyum padaku, hiburan instan yang paling accessible . Miss you, Miss Chan.

Fun With You (With Photos!)

Just like I promised on earlier post, some photos! Edited using the fun Picnik from Picasa . dewi This is Dewi. I don't know anything other than her first name. So sorry to dissapoint you guys. nadya and anneu Of course you'd probably knew these two ladies. At least you can read their names, right? Oh I forgot. You got here, don't you? That only mean one thing: You Do Read. pants and shoes This is my favorite. Linda took this one. Too bad she had a hard time holding almost two kilograms of camera gears. I do had fun times with Linda and all the guys and girls there in Cibubur. Should do things like these -- having fun outdoor in a park -- more often!

Fun With You

Had fun today with Linda. We went to Yuvan and Selly's wedding blessings at a church in Citra Garden. Then off we go to Cibubur for some fun photo session with Uncle Ben, Uncle Aan, Uncle Heru, Dicky, Decha, Ronny, Riko, Anneu, Nadya, and others. Yes, it was fun. Now I'm too tired. Sorry about that. Will post picture(s) later about yesterday's activity(ies). Fun!

Being Reddish and Having Fun

So when we went out on a date we found out this store that sells premium electronic goods. She started toying with various gadgets and then settled on one apparatus that then she used to take pictures of her. Seeing her enthusiasm, I proposed collaborating together to make a different photo than she usually took. The result is here. Ha ha ha...

memperkenalkan linda

The more I think about it, the more I convinced myself that I wouldn't be this happy without her (even when this is Sunday and I'm in office doing work -- not out there spending time with her). Yes, of course I know what she capable of doing to my state of mind. She's saaaiiiiikkkooooo.... LOL!