Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label buku

Menulis Buku Seperti Orang Lainnya.

Baru saja menyelesaikan buku karya Soleh Solihun yang berjudul Kastana Taklukkan Jakarta . Seperti biasanya, membaca buku karya penulis Indonesia, memicu pertanyaan dalam hati. Kali ini adalah rasa iri yang sulit ditahan karena pertanyaan: "Kenapa buku seperti ini bisa diselesaikan penulisnya sehingga kemudian diterbitkan?" Aku tahu Soleh tentu saja termasuk orang yang cukup menarik sehingga -- hei, kenapa tidak menerbitkan kisah tentang dirinya? Mungkin akan menarik dan akan ada banyak orang yang bisa relate their own life with his. Misal soal anak Bandung yang setelah menyelesaikan kuliah kemudian merantau ke Jakarta untuk bekerja. Tentang menjadi wartawan dan mendirikan media. Tentang menjadi komik dan bersuara tentang kondisi pekerjaan dan atasan yang kurang adil/bijaksana. Tentang... Sepertinya melantur karena buku itu menurutku tidak dimaksudkan sekompleks seperti yang aku pikirkan. Anyway , sekarang yang perlu kulakukan adalah mengerahkan segala daya up...

Fun Sunday! Yeay! (Drive Books Not Cars)

Because of Linda and my brother -- I must admit that I was very interested -- we came to Drive Books Not Cars  Jakarta that was holding a charity event where they sold used books for like, really cheap, where the money that collected from the sales will be used for making libraries(!) for less fortunate children in some part of Indonesia. What a noble idea! Of Course It Was  A Fake. No Glass Was THAT Big. A lot of people went there and of course, a "free Starbucks" was a real magnet for tempting people to come to the event. I don't mind because whether or not I get those free stuffs, I'd still have a chance of acquiring some good books that otherwise I won't be able to afford. People Got Attracted By The "Free" Word.  Yes, it was a Car Free Day at Jl. Thamrin, Jakarta Pusat. I have to use an indirect route just to avoid the roadblocks to accomodate all the good people that intended to have some outdoor sport activity. The event where they ho...

The World Is Flat, Or I Thought So

Tentu saja aku tidak mengacu pada "The World Is Flat"-nya Thomas Friedman melainkan pada apa yang ada di kepalaku saat ini. Bayangkan kalau dunia ini datar seperti sebuah meja makan maka kira-kira di manakah Indonesia berada? Di tengah-tengah meja (baca: dunia)? Di pinggirannya? Kurasa itu tergantung siapa orang yang kau tanya dan seperti apakah dia memandang Indonesia. Bagiku Indonesia terletak di tengah meja, di tempat pusat perhatian dimana biasanya makanan istimewa diletakkan agar dapat dilihat para tamu. Hidangan utama yang mengundang selera banyak orang, yang dipersiapkan juru masak dengan seksama, kebanggaan tuan rumah. Setiap orang yang nanti berkesempatan menikmatinya akan merasa sukacita dan bersyukur, lalu memuji tuan rumah yang mengadakan perjamuan dan juru masaknya yang pintar. Aku rasa kau mengerti maksud gambaranku ini. Mungkin maksudku adalah sebaiknya Indonesia adalah tempat yang penting bagi dunia di mana setiap orang seharusnya ingin merasakan tinggal d...

irrationality can be fun!

saat di airport bandara ngurah rai pada suatu perjalanan kerja, aku iseng mendatangi kios sebuah toko buku impor di ruang tunggu. ya tentu saja saat itu aku hendak kembali ke jakarta dan tak punya buku bacaan apapun untuk mengisi waktu senggang. foto sampul depannya yang menarik membuatku tertarik mengambil lalu membaca ringkasan di belakang, well, this sounds really interesting , maka aku mengeluarkan beberapa lembar rupiah untuk membeli buku ini: sejujurnya, buku ini salah satu buku yang aku tak menyesal membelinya, meskipun tidak sedang masa promosi -- yang berarti aku membayar harga penuh sesuai label. memang membutuhkan waktu beberapa lama untuk membacanya terkait kesibukanku sendiri tetapi boy! this one is very educational! jadi aku memikirkan buku-buku sebelum dan sesudah ini yang ditulis oleh penulis yang sama dan bagaimana mendapatkannya, karena tentu saja, toko buku impor jaringan itu tak memiliki buku terbarunya: lalu aku memutar otakku untuk menemukan cara mengakuisisi ...