Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label pilihan

antara ada dan tiada

ini di ujung jalan berkumpul dan berbicara tentang isi dompet yang tak berbudi karena tidak kenal kawan dan lawan. melakukan perbincangan dengan mencapai kesepakatan verbal dengan komitmen dalam jangka panjang untuk kesejahteraan masing-masing individu. untuk saat ini perlu evaluasi apa saja hal yang perlu dibuatkan tetapi belum dilakukan karena alasan yang bermacam-macam. mengenai perbaikan diri dan tuntutan ilmu yang baru agar selalu dapat berkompetisi minimal dalam rangka dan level tertentu. kebiasaan yang baik perlu dipupuk dan dimotivasi agar tumbuh kembang. motivator terbaik adalah diri sendiri. maju terus pantang mundur.

tidak mudah menyerah

seorang yang konyol sepertiku seharusnya tidak mudah menyerah, bagaimanapun kondisi perlakuan yang kuterima. bersikap positif tanpa menjadi overly positive borderline delusional. sebenenarnya apa yang bisa kuberikan ke orang-orang di sekitarku? tidak tahu. aku tidak boleh menyerah segampang itu. dorong diri lebih kuat lagi. tantang diri setiap hari. maju, atau mengalah dan jadi abu.

Melibatkan Diri Dalam Permasalahan Yang Ada - (Bag. 3 - Penunjukan)

Seperti yang telah kujelaskan di sini dan di sini , untuk dapat terlibat dan tetap murni  itu tidaklah mudah karena adalah lumrah bagi kita menemukan orang yang bersedia terlibat karena dorongan kebutuhan personal atau kepentingan pribadi/kelompok. Ada opportunity  yang muncul maka melakukan reaksi melibatkan diri.  Untuk itulah dalam setiap kejadian, dalam niat membantu mencarikan solusi, tetap berpikiran jernih dan sigap menganalisis dinamika yang terjadi. Siapa saja para pemain yang terlibat dan apa kira-kira tujuan masing-masing mereka. Mengajukan diri untuk menyelesaikan masalah, menerima penunjukan atasan, atau memang berada di tempat yang salah pada waktu yang salah, apapun itu, tetaplah berpikir dan sadar. "Cerdik seperti ular tetapi tulus seperti merpati," kata-kata yang pernah kubaca, kudengar, dan diajarkan -- meski tidak lengkap -- menjadi acuan dalam bertindak. Tidak semua orang mau percaya kalau dijelaskan dan akupun juga. Tetapi memang dalam masalah ya...

Sekilas Pembicaraan Ringan

Jadi sore itu aku dan dia sedang menunggu tamu yang seharusnya tiba sekitar setengah enam sore. Entah kenapa pembicaraan kami mengarah ke aktivitas berbelanja di online shop , sebuah kegiatan yang makin banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Kami membahas beberapa marketplace yang aplikasinya tersedia di Google Play Store dan dapat diunduh ke ponsel pintar berbasis Android yang kami pakai. Ini seperti membahas cabang dari tulisanku yang pernah kutampilkan di sini . Dalam berbelanja yang mana penjual dan pembeli tidak saling bertemu dan bertatap muka, di sebuah pasar virtual  yang terbangun dalam aplikasi ponsel pintar, yang bisa jadi baik penjual dan pembeli sama-sama tidak kenal reputasi pihak yang dihadapi, aturan dan sistem yang diterapkan si marketplace  menjadi sangat penting. Pembahasan kami lebih kepada bahwa ada marketplace  yang karena begitu banyaknya penjual di tempatnya, apa saja barang-barang yang dijual tak lagi diregulasi. Alasannya simpel, penjual t...

Fokus dan Displin, Bila Hendak Lebih Maju

Semakin banyak yang kucoba pelajari maka semakin sadar aku bahwa sebaiknya aku fokus pada satu (atau beberapa) topik saja untuk dipelajari lebih lanjut. Misalnya diberi daftar hal-hal acak, seperti berikut: Mempromosikan sepeda dan aktivitas bersepeda sekaligus asesorisnya. Belajar membuat video untuk media sosial. Mengedit foto untuk konten komersil.