Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label death

Mendapat Kabar Kematian

Ada berapa banyak orang yang pernah menunggu-nunggu kabar kematian orang lain? Ada berapa banyak orang yang mendoakan kematian orang lain atau berharap dalam hati (bila tak berdoa) agar ada yang segera wafat? Tergantung kondisi masa itu, tergantung relasi antara kedua orang itu juga. Misal di zaman pandemi, saat kapasitas rumah sakit dalam merawat pasien sampai sembuh sudah melewati batas, semua tempat penuh, lalu keluarga kita ada yang kena penyakit dan butuh diobati segera. Mungkin saat itu, saat sudah berusaha mencari ke mana-mana berusaha tapi tak mendapatkan pelayanan karena penuh, mungkin tanpa sadar berharap segera mendapat kabar bahwa ada yang meninggal dunia sehingga terciptalah slot kosong yang bisa diisi oleh anggota keluarga kita tersebut. Kabar kematian orang lain menjadi kabar baik buat kita. Hore! Kebanyakan orang tidak berpikir seperti itu -- mensyukuri kematian orang lain -- bahwa ada kemungkinan akan menjadi orang yang bahagia dengan kematian orang lain.

Mengantuk Tapi Merasa Berutang

Semuanya sesimpel rasa. Aku merasa mengantuk. Tapi aku tak enak pergi tidur biarpun sudah lewat pukul sepuluh malam karena aku merasa berutang pada diri sendiri untuk membaca, belajar, dan mengasah kemampuan pribadi. Ada terlalu banyak waktu yang kuhabiskan untuk bekerja. Dalam seminggu mungkin aku bekerja lebih dari empat puluh jam tapi lemburnya tidak ada harganya. Aku tak dibayar. Tak dipuji. Lebih sering merasa diperlakukan tidak menghasilkan output sesuai harapan. Aku merasa mengantuk tetapi belum bisa tidur.

2014 is Such An Eventful Year

Such an eventful year, this past 2014. Many things happened for the first time. Achievements and failures. Hopes fulfilled, dreams realised, sweat and tears spent, some in vain, some were not. Brightly-colored or dull-grey and black. Too many to count. 2014 is the year this company I worled for, gave me a "Best Employee" award, one recipient among a hundred, out of around six thousand employees. Pride? Yes. But I am perfectly aware it was teamwork and the achievement was never mine alone. 2014 is the year that I as an adult finally used my right to vote, on both elections. First accompanied by my father, may his soul rest in peace, the second was to fulfill my promise to him while standing on his bed at the hospital. We put high hopes on the guy we trust to be the president and gladly for us until this day, he hasn't failed us the way his predecessor did. Even in test of times like reducing fuel subsidies and AirAsia crisis.