Langsung ke konten utama

Persaingan!

Dalam pekerjaan, bahkan dalam satu tim, pastinya ada kompetisi.

Biarpun bekerja bersama-sama, duduk di meja yang sama, tapi persaingan pasti ada.

Seperti itulah yang kurasakan saat ini. Persaingan. Kompetisi.

Bahkan sepertinya ada pengelompokan "anak baru" dan "orang lama". Tidak kentara, hampir tidak terasa, tapi ada. Yang membuatku kuatir adalah bahwa gap seperti ini hanya akan berujung pada tidak tercapainya target. Ujungnya? Ada yang akan menjadi korban.

Tebak, siapa yang kemungkinan akan menjadi korbannya?

Seharusnya bukan aku.

Itulah sebabnya aku harus bekerja lebih keras lagi dibandingkan orang-orang lain. Berusaha lebih baik, bekerja lebih taktis dan efisien. Usaha yang dilakukan harus efektif.

Aku seharusnya bisa lebih baik lagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bugging Me

Look, I am not a person that you might call "grammar Nazi" but CMIIW, shouldn't this ad be corrected? Is it or is it not the correct word should be " SMOOTHER "?

Pameran 200 Tahun Raden Saleh

Billboard Pameran Raden Saleh di Parkiran Museum Nasional

Parkir "Ngaco" dan Tak Pedulian...(?)

Yeah aku tahu kalau memang parkir mundur itu SULIT apalagi kalau available space for maneuvering  sangat terbatas. Tetapi kenapa -- kalau memang masih ada waktu untuk itu -- tidak melakukan koreksi atas posisi parkir mobil yang kita pergunakan kalau kita sadar itu bisa menyulitkan diri sendiri untuk keluar dari parkiran nantinya (atau orang lain untuk memasuki tempat parkir di sebelah kita)? Misalnya posisi di atas, seberapa sulitnya untuk sadar bahwa posisi parkir kita itu SANGAT MIRING bahkan sampai memakan space parkir sebelah kita? Serendah itukah kemampuan mengemudimu? Yang terpikirkan olehku adalah dia terburu-buru ( positive thinking ) atau tak pedulian ( negative thinking ). Atau: Apakah SIM A yang kau pergunakan itu diperoleh dengan cara-cara tak pantas atau bahkan ilegal? Mengapa oh mengapa dirimu parkir dengan posisi sedemikian rupa?