Langsung ke konten utama

Mencoba Video Edit Sederhana Untuk Membantu Teman (Part 2)

Jadi dengan penuh semangat dan menabahkan diri sendiri, aku mencoba bertahan mengolah video sampai pukul setengah lima pagi karena... Tak ada yang memintaku untuk tidur. Ya, itulah segi positif hidup sendirian di kamar kost.

Hal pertama yang sangat sulit kulakukan adalah memilih scene yang "sesuai" dari segala clip yang kupunya hasil dari beberapa kali take. Bukan karena terlalu banyak, tapi karena terlalu sedikit footage yang kupunya. Selain itu, kualitas rekamannya sangat jauh dari apa yang aku harapkan. Semuanya "menyedihkan" apalagi buatku yang sering lihat video jernih dengan gambar tajam. Sekumpulan material kualitas pas-pasan, tapi niat membuat video bagus. Mimpi saja ya...

Hal kedua yang sangat sulit dilakukan sinkronisasi rekaman suara yang dilakukan terpisah dengan rekaman gambar. Berhubung caraku adalah dengan memanfaatkan video editor sederhana dan gratis, bisa dibayangkan segala keterbatasannya. Rasanya mau menangis setiap kali memainkan video kombinasi tersebut saking amburadulnya... Gambar gelap, shaky, suara rekaman terasa cempreng, dan gerak bibir vokalis yang tak sesuai dengan bunyi rekaman yang dilakukan.

Hal ketiga adalah keterbatasan hardware.

Ini akan dibahas pada update lain kali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Make Some Free Time For Yourself

Here I am, wondering how can I make some free time for myself so I can start doing some coding on the side. Yes, I decided that I might  need new ability, that is to code something. A computer program, if I may. Why? Because this is a new era where data matters. I have to be able to at least know some programming stuff, expanding (or taking up) from where I left a few years ago. Like when I started with Pascal. Then some Basic. Then move to Fortran. Never get my hands on C. What language now I will study? Either Phyton, or R. Whichever have the most free accessible library for me to study. Back to the title: how do I make some free time? I know I can, just have to find which part of my habit to kick out. Let's do this!

Long Time Gone, Skill Need Help

Been quite a long time away from here, not knowing what good a few paragraphs would mean in this graphic-heavy world. When people's attention span limited to a few 140 characters message or graphical ones, writing a blog post seemed unnecessary. But you see, writing for your own blog is a form of art , where you can articulate your ideas and/or opinions, responding in-depth about some issues, or just promoting yourself. Good writing skills take time and effort to accomplish a certain level and it will differentiate yourself from other talking-oriented competitors. Yes, I'm talking about current job market. Not that I know a lot of it. To me, elaborating a problem - in simpe, understandable way - is a skill worth having.

Daft Punk di Tron: Legacy

Dari sekian banyak blog post di internet soal film Tron: Legacy dari Disney ini, pastilah juga ada banyak yang membahas tentang Daft Punk yang mengisi ilustrasi musiknya. Tak apalah aku menambahkan satu post lagi yang bersifat minat personalku tentang angle Daft Punk, Disney, dan film fiksi ilmiah tentang komputer. Pemilihan duo Daft Punk adalah pilihan yang tepat. Musik mereka elektronik. Style  mereka robotik. Film ini tentang komputik (yeah, aku tahu aku memaksa rimanya). Tetapi betapa menariknya mendengarkan satu album ilustrasi musik untuk film ini membuatku sangat bersemangat untuk menontonnya! Aku ingin tahu apakah Linda akan merasakan hal yang sama denganku? Mengingat sekian tahun yang lalu aku membaca cerita tentang film Tron di terbitan Intisari yang saat itu sangat captivate  imajinasiku! Bayangkan: sebuah dunia dalam komputer dimana program-program saling berinteraksi, lengkap dengan adegan balap dan duel cakram! Keren! Padahal aku hanya membaca tulisan tent...