Langsung ke konten utama

Postingan

Pak Bagio?

Kadang orang bisa saja begitu ingin memberikan identitas yang unik pada barang kepemilikannya yang sebenarnya generik. Bila kita bicara tentang mobil, maka bisa saja identitas unik tersebut adalah plat nomor polisi kendaraan tersebut. Bagio? Misalnya pemilik mobil Toyota Avanza di atas. Mungkin saja mobilnya bisa dibilang generik karena ada banyak sekali Toyota Avanza silver di jalanan ibukota. Tetapi untuk pembedanya dari kendaraan sejenis, si pemilik (mungkin bernama Subagio?) memutuskan memesan plat nomor khusus yang entah B 6 IO atau B 610 tanpa huruf belakang. Apapun itu, tetap saja plat nomor modifikasi ini menyalahi aturan, bukan? Bagaimana Pak Polisi?

Daily Monotonous Routines

Some people have a saying for daily monotonous routines: SSDD, or Same Shit Different Day. It seems that tomorrow, Monday April 4, 2011, would be such a day. I tried not to moan but maybe you can guess from the tone in the beginning of this post. Not to worry, I won't waste your time by doing that. It's just that I have to change my perspective, learn to like my work more than before. Now is there some aspects of my work that I like that can be scaled larger so that the likeness factor can be bigger? This could be math or plain imagination, you decide. The photo above is just the usual workday in Jalan Raya Serpong but it's kind of late in the morning so you couldn't see the heavy traffic that usually there. Lucky me to be in the walking distance to my office. That is something to be thankful for. Heh!

Black Aseng

Kadang untuk mengiklankan produk yang dijual, orang bisa mengkorelasikan hal-hal yang sebenarnya tak jelas maknanya. Misal iklan obat kuat, memakai kata "International" untuk mengesankan kemanjuran produk yang dijajakan. Bahkan sampai menampilkan gambar seorang binaragawan yang walaupun otot-ototnya menggelembung seperti balon, tak pasti juga bahwa dia "kuat" dalam arti yang berhubungan badan. Setidaknya itulah menurutku. Black Aseng, Obat Kuat International Atau yang lebih keren lagi, foto binaragawan itu adalah si Aseng! Yang menjual obat kuat itu! Note: Foto diambil dari dalam mobil di daerah Kalibata. Kalau ini yang sebenarnya, MUNGKIN aku tertarik untuk membelinya! Bagaimana rasanya punya otot bertonjolan seperti balon dan semangka ya? Hmm...

Time Flies And I Am Still Here

I think there's not really much to say about anything at all at this hour. I just being grateful for her being with me. Wish I could do more than this, give her more than this, care about her more than what I can do for / give / care about right now. At Oakwood Ah! Even the thought of her making me lay awake at this time. Such is her influence over me. Hope I'm not infatuated.

Merasa Yang Paling Benar

Mungkin pemiliknya merasa sebagai yang palin B-3-NAR di jalanan ibukota Jakarta? Innova B 3 NAR Kuharap tidak!

Perlu Belajar Dasar Logika

Sebenarnya ini foto beberapa tahun yang lalu, di belakan papan iklan jembatan penyeberangan busway seberang Ratu Plaza, Jalan Jendral Sudirman, Jakarta. Pamer Aurat, Pakaian Ketat, Sumber Pemerkosaan? Penulisnya mencoretkan: Stop budaya pamer aurat. Boykot pakaian ketat. Sumber Pemerkosaan. Menurutku penulisnya sah-sah saja mengutarakan opininya. Tetapi dengan tindakan vandal saja dia sudah salah. Ditambah lagi mengaitkan pakaian ketat sebagai sumber pemerkosaan yang terjadi. Tolonglah pelajari lagi. Apa kaitannya pemerkosaan dipicu pakaian ketat? Kalau memang nafsu bejat, mau pakai seprai digulung ke seluruh badan sampai bentuk tubuh seperti buntalan besar, tak jamin tidak menimbulkan keinginan si (calon) pemerkosa yang sampai menjalankan aksinya. Aku tak percaya cara dan logika pernyataan orang itu dan seharusnya dia belajar dasar logika lagi. Setidaknya menurutku.

Jangan Sampai Nyasar Di Serpong

Kalau tidak penting banget, jangan sampai nyasar di jalan di Serpong. Termasuk juga di Jalan Raya Serpong. Kenapa bisa begitu? Sebenarnya tergantung pada jam berapa dirimu nyasar di Serpong. Misalnya kalau pagi hari, dari arah BSD menuju Tangerang, terutama sekitar putaran Alam Sutera, macetnya luar biasa! Sekitar Pukul 08:30 WIB Pada Hari Kerja Tetapi bisa dilihat bahwa pada arah ke BSD, jalanan relatif lengang. Berarti saat hari kerja, paling baik adalah dari arah Alam Sutera menuju Bumi Serpong Damai. Kalau nyasar pada waktu ini, tidak terlalu melelahkan saat mengemudi. Kan lebih lancar! Tetapi tentu saja yang terjadi selanjutnya adalah kebalikannya! Pada sore atau malam harinya, apalagi pada saat weekend  seperti saat aku menuliskan posting -an yang ini, kepadatan pada arah sebaliknyalah yang terjadi. Sekitar Pukul 20:00 WIB Hari Kerja Bahkan kepadatan ini bisa sampai menjadi macet yang membuat perasaan tertekan saat mengemudi. Itulah sebabnya bila masih di kantor...