Langsung ke konten utama

Build From Scratch, Again?

The transplants that had to build work, friendship and love from scratch all went a bit nuts and cannibalized themselves and others.
Membaca dapat menjadi kegiatan yang membuka mata atau menohok perasaan, seperti kutipan artikel di atas (versi utuh dapat ditemukan di sini). Aslinya tulisan opini tentang pengalaman sebagai perempuan di New York City tetapi kutipan kalimat di atas dapat digunakan untuk menjelaskan keadaan siapa saja yang datang ke kota besar yang baru. Seperti yang aku alami sekian tahun yang lalu saat pertama kali datang ke sebuah kota besar di pulau Jawa.


Aku harus memulai segalanya dari awal, masuk lingkungan baru yang menganggap logat bicara dan cara berpakaianku waktu itu adalah udik. Aku tak keberatan karena memang aku berasal dari tengah hutan.

Betapa berat penyesuaian yang harus kulakukan di lingkungan baru, membangun segalanya dari awal lagi.

Kemudian beberapa tahun kemudian saat aku menerima tawaran untuk bekerja di pulau yang berbeda di propinsi yang jauh di sana, aku harus memulai membangun segalanya dari awal lagi. It's kind of getting to another RESET in life -- not necessarily a good thing -- if you know what I mean.

Tentu saja rasa gamang itu ada. Normal, bukan? Mulai di lingkungan baru, menemui orang-orang baru yang otomatis pasti akan menilaimu. Aku tak keberatan dengan itu karena wajar. Aku rasa akan melakukan hal yang sama juga bila ada orang baru yang datang ke lingkunganku.

Sekarang aku merasa bahwa mungkin sudah saatnya aku memulai lagi segalanya, membangun dari awal, berusaha untuk tak menjadi kanibal bagi diri sendiri. Menghindari menjadi orang yang digambarkan penulis artikel asli itu.

Pertanyaannya: Mampukah aku?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Make Some Free Time For Yourself

Here I am, wondering how can I make some free time for myself so I can start doing some coding on the side. Yes, I decided that I might  need new ability, that is to code something. A computer program, if I may. Why? Because this is a new era where data matters. I have to be able to at least know some programming stuff, expanding (or taking up) from where I left a few years ago. Like when I started with Pascal. Then some Basic. Then move to Fortran. Never get my hands on C. What language now I will study? Either Phyton, or R. Whichever have the most free accessible library for me to study. Back to the title: how do I make some free time? I know I can, just have to find which part of my habit to kick out. Let's do this!

Long Time Gone, Skill Need Help

Been quite a long time away from here, not knowing what good a few paragraphs would mean in this graphic-heavy world. When people's attention span limited to a few 140 characters message or graphical ones, writing a blog post seemed unnecessary. But you see, writing for your own blog is a form of art , where you can articulate your ideas and/or opinions, responding in-depth about some issues, or just promoting yourself. Good writing skills take time and effort to accomplish a certain level and it will differentiate yourself from other talking-oriented competitors. Yes, I'm talking about current job market. Not that I know a lot of it. To me, elaborating a problem - in simpe, understandable way - is a skill worth having.

Daft Punk di Tron: Legacy

Dari sekian banyak blog post di internet soal film Tron: Legacy dari Disney ini, pastilah juga ada banyak yang membahas tentang Daft Punk yang mengisi ilustrasi musiknya. Tak apalah aku menambahkan satu post lagi yang bersifat minat personalku tentang angle Daft Punk, Disney, dan film fiksi ilmiah tentang komputer. Pemilihan duo Daft Punk adalah pilihan yang tepat. Musik mereka elektronik. Style  mereka robotik. Film ini tentang komputik (yeah, aku tahu aku memaksa rimanya). Tetapi betapa menariknya mendengarkan satu album ilustrasi musik untuk film ini membuatku sangat bersemangat untuk menontonnya! Aku ingin tahu apakah Linda akan merasakan hal yang sama denganku? Mengingat sekian tahun yang lalu aku membaca cerita tentang film Tron di terbitan Intisari yang saat itu sangat captivate  imajinasiku! Bayangkan: sebuah dunia dalam komputer dimana program-program saling berinteraksi, lengkap dengan adegan balap dan duel cakram! Keren! Padahal aku hanya membaca tulisan tent...