Langsung ke konten utama

Konsep Awal Dikirimkan!

Jadi dari tadi aku berusaha membuat konsep yang bisa mendeskripsikan business model  yang kumaksudkan pada tulisan sebelumnya. Konsep dari awal sampai akhir - yang memang jauh dari matang - berisi alternatif-alternatif Game Model, sumber pendapatan atau revenue stream-nya, gimmick atau insentifnya, premis dasar alias pitching-nya, dan beberapa hal lainnya.

Sekarang tinggal memikirkan cara membuat mock-up  model dari website dan tentu saja: NAMA YANG TEPAT!

Setelah itu tentu menganalisis kemungkinan atau variasi dari Game Model yang kumaksud dan seberapa mungkin target konsumen itu tertarik untuk bermain?

Soalnya tadi aku asal memilih akronim yang menohok tetapi sebenarnya tidak menggambarkan isi layanan malah berpotensi membuat orang untuk tidak memainkan aplikasi tersebut. Tentu saja hal seperti ini salah.

Untuk itulah hal seperti itu kuserahkan kepada Linda agar dia yang memikirkannya.

Aku tadinya mau membuat mock-up website tersebut tetapi sepertinya ilmu edit gambarku masih jauh dari memadai... Perlu minta tolong seorang graphic designer? Tentu saja!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Make Some Free Time For Yourself

Here I am, wondering how can I make some free time for myself so I can start doing some coding on the side. Yes, I decided that I might  need new ability, that is to code something. A computer program, if I may. Why? Because this is a new era where data matters. I have to be able to at least know some programming stuff, expanding (or taking up) from where I left a few years ago. Like when I started with Pascal. Then some Basic. Then move to Fortran. Never get my hands on C. What language now I will study? Either Phyton, or R. Whichever have the most free accessible library for me to study. Back to the title: how do I make some free time? I know I can, just have to find which part of my habit to kick out. Let's do this!

Long Time Gone, Skill Need Help

Been quite a long time away from here, not knowing what good a few paragraphs would mean in this graphic-heavy world. When people's attention span limited to a few 140 characters message or graphical ones, writing a blog post seemed unnecessary. But you see, writing for your own blog is a form of art , where you can articulate your ideas and/or opinions, responding in-depth about some issues, or just promoting yourself. Good writing skills take time and effort to accomplish a certain level and it will differentiate yourself from other talking-oriented competitors. Yes, I'm talking about current job market. Not that I know a lot of it. To me, elaborating a problem - in simpe, understandable way - is a skill worth having.

Daft Punk di Tron: Legacy

Dari sekian banyak blog post di internet soal film Tron: Legacy dari Disney ini, pastilah juga ada banyak yang membahas tentang Daft Punk yang mengisi ilustrasi musiknya. Tak apalah aku menambahkan satu post lagi yang bersifat minat personalku tentang angle Daft Punk, Disney, dan film fiksi ilmiah tentang komputer. Pemilihan duo Daft Punk adalah pilihan yang tepat. Musik mereka elektronik. Style  mereka robotik. Film ini tentang komputik (yeah, aku tahu aku memaksa rimanya). Tetapi betapa menariknya mendengarkan satu album ilustrasi musik untuk film ini membuatku sangat bersemangat untuk menontonnya! Aku ingin tahu apakah Linda akan merasakan hal yang sama denganku? Mengingat sekian tahun yang lalu aku membaca cerita tentang film Tron di terbitan Intisari yang saat itu sangat captivate  imajinasiku! Bayangkan: sebuah dunia dalam komputer dimana program-program saling berinteraksi, lengkap dengan adegan balap dan duel cakram! Keren! Padahal aku hanya membaca tulisan tent...