Langsung ke konten utama

Melanjutkan Pertanyaan Pada Diri Sendiri

Sebenarnya aku sudah malas untuk menuliskan apapun di sini tetapi aku sadar kalau aku harus, sekedar sebagai pengingat yang bisa dikunjungi lagi di kemudian hari. Mungkin sepuluh tahun lagi.

Ini juga dengan anggapan bahwa dalam sepuluh tahun ke depan platform ini masih dipelihara dan didukung oleh Google. Atau oleh Alphabet, sebagai perusahaan induk.

Menganggap semua ini masih ada dalam bentuk tulisan di dunia maya yang masih bisa diakses diriku -- dan orang lain karena aku biarkan dalam kondisi terbuka -- semacam khayalan dan harapan. Belum tentu terjadi tapi membayangkan menyimpan buku catatan di dalam peti atau laci di dalam kamar? Lebih menyusahkan lagi! Setidaknya untuk saat ini tidak ada yang mengecek historical browser-ku.

Bahkan aku menuliskan semua ini hampir-hampir anonim karena tak ada yang mencari tahu sampai sedetil itu.

Atau ada yang membaca tulisan ini?

Kalau melihat metrik di dashboard, jawabannya sih: tak ada yang datang ke sini. Aku seperti menyampah di dalam ruang besar yang ramai tetapi tak ada yang menemukan aku karena semuanya tertutupi segala macam konten yang lebih besar dan lebih mudah ditemukan.

Bayangkan, aku menjadi anonim, tidak dikenal, karena ada begitu banyak orang lain dalam ruangan yang sama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Make Some Free Time For Yourself

Here I am, wondering how can I make some free time for myself so I can start doing some coding on the side. Yes, I decided that I might  need new ability, that is to code something. A computer program, if I may. Why? Because this is a new era where data matters. I have to be able to at least know some programming stuff, expanding (or taking up) from where I left a few years ago. Like when I started with Pascal. Then some Basic. Then move to Fortran. Never get my hands on C. What language now I will study? Either Phyton, or R. Whichever have the most free accessible library for me to study. Back to the title: how do I make some free time? I know I can, just have to find which part of my habit to kick out. Let's do this!

Daft Punk di Tron: Legacy

Dari sekian banyak blog post di internet soal film Tron: Legacy dari Disney ini, pastilah juga ada banyak yang membahas tentang Daft Punk yang mengisi ilustrasi musiknya. Tak apalah aku menambahkan satu post lagi yang bersifat minat personalku tentang angle Daft Punk, Disney, dan film fiksi ilmiah tentang komputer. Pemilihan duo Daft Punk adalah pilihan yang tepat. Musik mereka elektronik. Style  mereka robotik. Film ini tentang komputik (yeah, aku tahu aku memaksa rimanya). Tetapi betapa menariknya mendengarkan satu album ilustrasi musik untuk film ini membuatku sangat bersemangat untuk menontonnya! Aku ingin tahu apakah Linda akan merasakan hal yang sama denganku? Mengingat sekian tahun yang lalu aku membaca cerita tentang film Tron di terbitan Intisari yang saat itu sangat captivate  imajinasiku! Bayangkan: sebuah dunia dalam komputer dimana program-program saling berinteraksi, lengkap dengan adegan balap dan duel cakram! Keren! Padahal aku hanya membaca tulisan tent...

Cara Menarik Perhatian Adalah Dengan Menampilkan Yang Terbaik!

Apa yang lebih sering aku tampilkan pada dunia tak selalu adalah bagian terbaik dari diri sendiri. Bisa jadi yang terlihat adalah kombinasi  dari bertahun-tahun  kebiasaan buruk dan perilaku yang didasari rasa takut. Semua rasa tak aman dan keterbatasan itu menutupi kelebihan yang seharusnya ditunjukkan kepada semua orang. Ini berarti, daripada selalu menjadi diri sendiri (dengan segala kekurangannya yang terasa nyaman dan terbiasa ditampilkan), fokuslah pada mencari dan menampilkan sisi yang terbaik bagi diri sendiri dan untuk orang lain juga.